1/16/2015

Pembagian Lakon Wayang Purwa (Versi Gagrag Mataraman)

Dalam dunia pewayangan tentu kita mengenal mahzab pakeliran atau biasa disebut Gagrag.
Di pakeliaran wayang ada 4 Gagrag yang hidup, pertama ada Gagrag Solo yang dimainkan oleh dalang-dalang asli Ex Karesidenan Solo. Kedua ada Gagrag Yogyakarta atau Mataraman yang dimainkan oleh dalang-dalang Se Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebagian wilayah Magelang, Purworejo dan Wonosobo.
Lalu yang ketiga ada Gagrak Banyumasan yang dimainkan oleh dalang-dalang Ex Karesidenan Banyumas, sebagian Ex Karesidenan Pekalongan dan separuh wilayah Kabupaten Batang.

Yang keempat adalah Gagrag Jawa Timuran yang dimainkan oleh dalang-dalang se-Propinsi Jawa Timur dan Pulau Madura. Kali ini yang kita bicarakan adalah Gagrag Yogyakarta' gagrag yang satu ini memang berbeda sekali dengan gagrag pada umumnya, karena yang menjadi pembedanya adalah bentuk wayangnya yang lebih pendek dan ukuran tangannya lebih panjang dari pada wayang buatan gagrag solo.

Dan wayang gagrag yogyakarta memang terkenal sabetannya yang cepat dan musiknya hampir menyerupai musik gamelan bali. Alur ceritanya juga memang agak berbeda dan cenderung lebih di modifikasi agar lebih mudah dipahami juga sedikit dramatis. Penerapan ini di lakukan alm. Ki Hadi Sugito dan alm. Ki Timbul Hadi Prayitno yang teliti mengawal alur cerita dari episode awal hingga akhir.

Berikut ini adalah lakon-lakon Pedalangan khas Gagrag Yogyakarta yang tersusun dibawah ini :

Seri Lokapala :

01. Danaraja Lair (Wisrawa Jumeneng Nata)
02. Dasamuka Lair (Sastra Jendra Hayuningrat)
03. Rama Bargawa Lair
04. Citrarata Cidra
05. Danaraja Gugur
06. Arjuna Sasrabahu Lair
07. Arjuna Sasrabahu Rabi
08. Sugriwa Subali
09. Sumantri Ngenger
10. Dasamuka Bandan (Suwanda Gugur)
11. Dasarata Rabi (Ngayodya Bedah)
12. Indrajit Lair

Seri Ramayana :

01. Rama Lair
02. Anoman Lair
03. Rama Sinta Rabi
04. Rama Tundung (Sinta Murca)
05. Subali Lena
06. Senggana Duta
07. Rama Tambak
08. Anggada Duta
09. Prahasta Lena
10. Kumbakarna Lena
11. Aswanikumba - Kumbakinumba Lena
12. Trigangga Maling
13. Dasamuka Lena
14. Sinta Obong
15. Jumenengan Rama Wijaya
16. Ramakusya - Ramabatlawa Lair

Seri Mahabharata :

01. Manumayasa Rabi
02. Dumadine Jimat Kalimasada (Kalimantara Lena)
03. Lampahan Bambang Sakri (Palasara Lair)
04. Palasara Rabi
05. Abiyasa Jumeneng Nata (Sentanu Banjut)
06. Pandu Lair
07. Pandu Rabi (Kunti Pilih)
08. Laire Kurawa lan Pandawa
09. Gandamana Tundung
10. Pandu Gugur
11. Rebutan Lenga Tala
12. Pandawa Maguru
13. Pandawa Obong
14. Drupada Mantu
15. Babat Alas Mertani
16. Sesaji Raja Suya
17. Gatotkaca Lair
18. Antasena Lair
19. Abimanyu Lair
20. Antasena Takon Bapa
21. Wisanggeni Lair
22. Pandawa Tundung (Pandawa Dadu)
23. Begawan Mintaraga (Alap-Alap Supraba)
24. Rajamala Lena
25. Wisanggeni-Antasena Racut
26. Abimanyu Rabi (Kalabendana Lena)
27. Samba Juwing (Gojalisuta)
28. Kresna Gugah (Dumadine Jitapsara)


Seri Bharatayudha :

01. Kresna Duta
02. Seta Gugur
03. Bogadenta Lena
04. Abimanyu Gugur
05. Gatotkaca Gugur
06. Durna Lena
07. Karna Tanding
08. Salya - Suyudana Lena
09. Aswatama Nglandak
10. Pandawa Seda (Parikesit Dadi Ratu)

Walaupun jumlah lakon-lakon wayang dalam gagrag yogyakarta tak sebanyak yang ada di gagrag solo, tetapi lakon-lakon tersebut sudah menjadi acuan untuk penyempurnaan cerita di masa mendatang agar muda dipahami generasi selanjutnya.

Sekiranya hanya begitu saja yang bisa saya sampaikan, kalau ada kesalahan dan kekurangan' saya mohon maaf sebesar-besarnya, Terima Kasih...



2 komentar:

  1. Ada ndak buku cerita per lakonnya untuj gagrag jogja

    BalasHapus
  2. Ada ndak buku cerita per lakonnya untuj gagrag jogja

    BalasHapus